Woensdag 04 Junie 2014
Maandag 21 April 2014
Buletin REMAS AL-FALAH MOJOSANTREN
PUASA BULAN RAJAB
Rajab adalah bulan ke tujuh dari
penggalan Islam qomariyah (hijriyah). Peristiwa Isra Mi’raj Nabi
Muhammad shalallah ‘alaih wasallam untuk menerima perintah
salat lima waktu terjadi pada 27 Rajab ini.
Bulan Rajab juga merupakan salah satu bulan haram, artinya bulan yang dimuliakan. Dalam tradisi Islam dikenal ada empat bulan haram, ketiganya secara berurutan adalah: Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan satu bulan yang tersendiri, Rajab. Dinamakan bulan haram karena pada bulan-bulan tersebut orang Islam dilarang mengadakan peperangan.
Bulan Rajab juga merupakan salah satu bulan haram, artinya bulan yang dimuliakan. Dalam tradisi Islam dikenal ada empat bulan haram, ketiganya secara berurutan adalah: Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan satu bulan yang tersendiri, Rajab. Dinamakan bulan haram karena pada bulan-bulan tersebut orang Islam dilarang mengadakan peperangan.
Hukum Puasa Rajab
Hadis-hadis Nabi yang menganjurkan atau memerintahkan berpuasa dalam bulan- bulan haram (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab) itu cukup menjadi hujjah atau landasan mengenai keutamaan puasa di bulan Rajab.
Hadis-hadis Nabi yang menganjurkan atau memerintahkan berpuasa dalam bulan- bulan haram (Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab) itu cukup menjadi hujjah atau landasan mengenai keutamaan puasa di bulan Rajab.
Diriwayatkan dari Mujibah al-Bahiliyah, Rasulullah bersabda
"Puasalah pada bulan-bulan haram." (Riwayat Abu Dawud, Ibnu
Majah, dan Ahmad). Hadis lainnya adalah riwayat al-Nasa'i dan Abu Dawud (dan
disahihkan oleh Ibnu Huzaimah): "Usamah berkata pada Nabi Muhammad Saw,
“Wahai Rasulallah, saya tak melihat Rasul melakukan puasa (sunnah) sebanyak
yang Rasul lakukan dalam bulan Sya'ban. Rasul menjawab: 'Bulan Sya'ban
adalah bulan antara Rajab dan Ramadan yang dilupakan oleh kebanyakan orang.'"
Menurut as-Syaukani dalam Nailul Authar, dalam bahasan puasa sunnah, ungkapan Nabi, "Bulan Sya'ban adalah bulan antara Rajab dan Ramadan yang dilupakan kebanyakan orang" itu secara implisit menunjukkan bahwa bulan Rajab juga disunnahkan melakukan puasa di dalamnya.
Keutamaan berpuasa pada bulan haram juga diriwayatkan dalam hadis sahih imam Muslim. Bahkan berpuasa di dalam bulan-bulan mulia ini disebut Rasulullah sebagai puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan. Nabi bersabda : “Seutama-utama puasa setelah Ramadan adalah puasa di bulan-bulan al-muharram (Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab).
Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumid-Din menyatakan bahwa kesunnahan berpuasa menjadi lebih kuat jika dilaksanakan pada hari-hari utama (al-ayyam al-fadhilah). Hari- hari utama ini dapat ditemukan pada tiap tahun, tiap bulan dan tiap minggu. Terkait siklus bulanan ini Al-Ghazali menyatakan bahwa Rajab terkategori al-asyhur al-fadhilah di samping dzulhijjah, muharram dan sya’ban. Rajab juga terkategori al-asyhur al-hurum di samping dzulqa’dah, dzul hijjah, dan muharram.
Disebutkan dalam Kifayah al-Akhyar, bahwa bulan yang paling utama untuk berpuasa setelah Ramadan adalah bulan- bulan haram yaitu dzulqa’dah, dzul hijjah, rajab dan muharram. Di antara keempat bulan itu yang paling utama untuk puasa adalah bulan al-muharram, kemudian Sya’ban. Namun menurut Syaikh Al-Rayani, bulan puasa yang utama setelah al-Muharram adalah Rajab.
Terkait hukum puasa dan ibadah pada Rajab, Imam Al-Nawawi menyatakan, telah jelas dan shahih riwayat bahwa Rasul SAW menyukai puasa dan memperbanyak ibadah di bulan haram, dan Rajab adalah salah satu dari bulan haram, maka selama tak ada pelarangan khusus puasa dan ibadah di bulan Rajab, maka tak ada satu kekuatan untuk melarang puasa Rajab dan ibadah lainnya di bulan Rajab” (Syarh Nawawi ‘ala Shahih Muslim).
Menurut as-Syaukani dalam Nailul Authar, dalam bahasan puasa sunnah, ungkapan Nabi, "Bulan Sya'ban adalah bulan antara Rajab dan Ramadan yang dilupakan kebanyakan orang" itu secara implisit menunjukkan bahwa bulan Rajab juga disunnahkan melakukan puasa di dalamnya.
Keutamaan berpuasa pada bulan haram juga diriwayatkan dalam hadis sahih imam Muslim. Bahkan berpuasa di dalam bulan-bulan mulia ini disebut Rasulullah sebagai puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan. Nabi bersabda : “Seutama-utama puasa setelah Ramadan adalah puasa di bulan-bulan al-muharram (Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab).
Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumid-Din menyatakan bahwa kesunnahan berpuasa menjadi lebih kuat jika dilaksanakan pada hari-hari utama (al-ayyam al-fadhilah). Hari- hari utama ini dapat ditemukan pada tiap tahun, tiap bulan dan tiap minggu. Terkait siklus bulanan ini Al-Ghazali menyatakan bahwa Rajab terkategori al-asyhur al-fadhilah di samping dzulhijjah, muharram dan sya’ban. Rajab juga terkategori al-asyhur al-hurum di samping dzulqa’dah, dzul hijjah, dan muharram.
Disebutkan dalam Kifayah al-Akhyar, bahwa bulan yang paling utama untuk berpuasa setelah Ramadan adalah bulan- bulan haram yaitu dzulqa’dah, dzul hijjah, rajab dan muharram. Di antara keempat bulan itu yang paling utama untuk puasa adalah bulan al-muharram, kemudian Sya’ban. Namun menurut Syaikh Al-Rayani, bulan puasa yang utama setelah al-Muharram adalah Rajab.
Terkait hukum puasa dan ibadah pada Rajab, Imam Al-Nawawi menyatakan, telah jelas dan shahih riwayat bahwa Rasul SAW menyukai puasa dan memperbanyak ibadah di bulan haram, dan Rajab adalah salah satu dari bulan haram, maka selama tak ada pelarangan khusus puasa dan ibadah di bulan Rajab, maka tak ada satu kekuatan untuk melarang puasa Rajab dan ibadah lainnya di bulan Rajab” (Syarh Nawawi ‘ala Shahih Muslim).
Hadis Keutamaan Rajab
Berikut beberapa hadis yang menerangkan keutamaan dan kekhususan puasa bulan Rajab:
• Diriwayatkan bahwa apabila Rasulullah SAW memasuki bulan Rajab beliau berdo’a:“Ya, Allah berkahilah kami di bulan Rajab (ini) dan (juga) Sya’ban, dan sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan.” (HR. Imam Ahmad, dari Anas bin Malik).
• "Barang siapa berpuasa pada bulan Rajab sehari, maka laksana ia puasa selama sebulan, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya 7 pintu neraka Jahim, bila puasa 8 hari maka dibukakan untuknya 8 pintu surga, dan bila puasa 10 hari maka digantilah dosa-dosanya dengan kebaikan."
• Riwayat al-Thabarani dari Sa'id bin Rasyid: “Barangsiapa berpuasa sehari di bulan Rajab, maka ia laksana berpuasa setahun, bila puasa 7 hari maka ditutuplah untuknya pintu-pintu neraka jahanam, bila puasa 8 hari dibukakan untuknya 8 pintu surga, bila puasa 10 hari, Allah akan mengabulkan semua permintaannya....."
• "Sesungguhnya di surga terdapat sungai yang dinamakan Rajab, airnya lebih putih daripada susu dan rasanya lebih manis dari madu. Barangsiapa puasa sehari pada bulan Rajab, maka ia akan dikaruniai minum dari sungai tersebut".
• Riwayat (secara mursal) Abul Fath dari al-Hasan, Nabi Muhammad SAW bersabda: "Rajab itu bulannya Allah, Sya'ban bulanku, dan Ramadan bulannya umatku."
• Sabda Rasulullah SAW lagi : “Pada malam mi’raj, saya melihat sebuah sungai yang airnya lebih manis dari madu, lebih sejuk dari air batu dan lebih harum dari minyak wangi, lalu saya bertanya pada Jibril a.s.: “Wahai Jibril untuk siapakan sungai ini ?”Maka berkata Jibrilb a.s.: “Ya Muhammad sungai ini adalah untuk orang yang membaca salawat untuk engkau di bulan Rajab ini”.
Info
Online Blogger
: remasalfalah9.blogspot.com
http://www.nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,10-id,37964-lang,id-c,ubudiyah-t,Puasa+Bulan+Rajab-.phpx
Sondag 09 Februarie 2014
Info Maulid dan Haul Akbar Mbah Asro Syamsuddin Tahun 2014
PANITIA PERINGATAN
MAULID NABI
MUHAMMAD SAW DAN HAUL AKBAR
MBAH ASRO
SYAMSUDDIN BESERTA ULAMA’
MOJOSANTREN
KEMASAN KRIAN SIDOARJO
No. : 05/PPMH/I/2014
Lamp. :satu berkas
Hal. :
Undangan & Pemberitahuan
Yth. Bpk / Ibu / Saudara / i
di
Tempat
Assalamu’alaikum
Wr. Wb.
Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW
dan Haul Mbah Asro Syamsuddin, untuk itu kami mengharapkan kehadiran Bapak/Ibu
pada acara Pengajian Umum yang insya’ Allah akan kami laksanakan pada :
1.
Hari/Tanggal : Jum’at, 21
Februari 2014
Acara : 1. Khotmil
Qur’an (Warga Mojosantren)
Pukul : 05.00 WIB (Ba’da Subuh) s/d selesai
2. Tahlil dan Pembacaan Manaqib.
Pukul : 18.30 WIB (Ba’da Maghrib) s/d selesai
3. ISHARI
Se-Kab. Sidoarjo setelah acara Tahlil dan
Manaqib selesai.
2.
Hari/Tanggal : Sabtu, 22
Februari 2014.
Acara : Pengajian
Umum dengan Pembiacara :
KH.
ABDURRAHMAN NAVIS, Lc. M.Hi.
Qori’
oleh Ust. Mohammad Miqdar Zyal Fikar
(Dzulfikar)
Qori’
Tingkat Nasional.
3.
Hari/Tanggal : Minggu, 23
Februari 2014.
Acara :
Sema’an Al-Qur’an (AL-ITTIHAD).
Tempat : Musholla Al-Misbah
(Makam Mbah Asro Syamsuddin).
Dsn. Mojosantren, Kel. Kemasan, Kec. Krian,
Kab. Sidoarjo.
Untuk itu kami mengharap dengan
hormat kehadiran Bapak/Ibu/Saudara/I dalam acara tersebut. Demikian
pemberitahuan kami, atas perhatian dan partisipasinya kami sampaikan terima
kasih.
Wassalamu’alaikum Wr.
Wb.
|
Ketua Panitia
SAIFUL ANWAR
|
|
Krian, 09 Februari 2014
Sekretaris
M. FATCHUR
ROZI
|
NB : Bagi
Seluruh Warga Mojosantren dimohon Kerja Bakti di Musolla dan Makam
Mbah Asro
Syamsuddin pada Hari Minggu, 16 Februari 2014, pukul 07.00 WIB.
di mohon membawa alat kerja bakti.
Vrydag 24 Januarie 2014
Innalillaahi Wainna Ilaihi Raaji'un..
Telah pulang ke Rahmatullah pada hari Jum'at 24 Januari 2014
dini hari pukul 01.00 WIB.
KH. Muhammad Ahmad Sahal Mahfudz Rais Aam PBNU
& Pengasuh Pesantren Maslakul Huda, Kajen Margoyoso, Pati, Jawa Tengah. InsyaAllah akan dimakamkan nanti Jum'at pagi pukul 09.00 WIB.
Semoga Al Maghfulah di beri Maghfiroh dan segala amal ibadahnya diterima oleh Alloh SWT.
اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه واجعل الجنة مثواه
Allohummaghfir lahu warhamhu wa 'afihi wa'fu 'anhu waj'alil jannata matswahu.
Yaa Alloh Biha Yaa Alloh Biha Yaa Alloh Bihusnil Khotimah.
Aamiin aamiin Yaa Robbal 'alamiin.
له الفاتحة | Lahul Faatihah : ....
اعوذُ بِاللهِ منَ الشَّيطاَنِ الرّجيم
بِسْمِ اللهِ الرَّحمنِ الرَّحِيْم ۞ أَلحَمدُ لِلّه رَبِّ العَالَمِين ۞ ألرَّحمَنِ الرَّحِيم ۞ ملِكِ يَوْمِ الدِين ۞ إيّاكَ نَعبُدُ وَ إيّاكَ نَستعِين ۞ إهدِنَا الصِّرَاط المُستَقِيم ۞ صِرَاطَ الَذِينَ أنعَمتَ عَليْهِمَ، غَيْرِالمَغضُوبِ عَليْهِم وَلاَالضَّالِّين ۞
Telah pulang ke Rahmatullah pada hari Jum'at 24 Januari 2014
dini hari pukul 01.00 WIB.
KH. Muhammad Ahmad Sahal Mahfudz Rais Aam PBNU
& Pengasuh Pesantren Maslakul Huda, Kajen Margoyoso, Pati, Jawa Tengah. InsyaAllah akan dimakamkan nanti Jum'at pagi pukul 09.00 WIB.
Semoga Al Maghfulah di beri Maghfiroh dan segala amal ibadahnya diterima oleh Alloh SWT.
اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه واجعل الجنة مثواه
Allohummaghfir lahu warhamhu wa 'afihi wa'fu 'anhu waj'alil jannata matswahu.
Yaa Alloh Biha Yaa Alloh Biha Yaa Alloh Bihusnil Khotimah.
Aamiin aamiin Yaa Robbal 'alamiin.
له الفاتحة | Lahul Faatihah : ....
اعوذُ بِاللهِ منَ الشَّيطاَنِ الرّجيم
بِسْمِ اللهِ الرَّحمنِ الرَّحِيْم ۞ أَلحَمدُ لِلّه رَبِّ العَالَمِين ۞ ألرَّحمَنِ الرَّحِيم ۞ ملِكِ يَوْمِ الدِين ۞ إيّاكَ نَعبُدُ وَ إيّاكَ نَستعِين ۞ إهدِنَا الصِّرَاط المُستَقِيم ۞ صِرَاطَ الَذِينَ أنعَمتَ عَليْهِمَ، غَيْرِالمَغضُوبِ عَليْهِم وَلاَالضَّالِّين ۞
Undangan Rapat Remas = Sabtu, 25 Januari 2014
Hal : Undangan Rapat Krian, 25 Januari 2013
Yth. Seluruh Rekan -
Rekanita
di Tempat
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Salam silaturahmi kami sampaikan, semoga rekan - rekanita
semua senantiasa dalam
lindungan Allah SWT. Amiin….
Kami mengharap kehadiran rekan - rekanita Remas Al-Falah untuk
menghadiri rapat,
yang insya Allah akan diselenggarakan pada :
Hari/Tanggal : Sabtu, 25 Januari 2014
Pukul : 19.30 WIB (ba’da Sholat Isya’)
Tempat : Rumah Rekan Firman RT. 06 (pinggir jalan raya)
Acara : Rapat Kelanjutan Pembentukan Kader Remas
Al-Falah.
Demikian
undangan kami buat, atas kehadiran serta kedatangannya kami ucapkan terima
kasih.
Wassalamu’alaikum
Wr. Wb.
Ketua Remas
M.
FATCHUR ROZI
|
Sekretaris
ICHA DEVIANI
|
NB : Mohon Kehadirannya dan
Harap Datang Tepat Waktu.
Dinsdag 21 Januarie 2014
Tips menjadi pemuda yg Sholeh dan Sholikha
Jadilah pemuda yang bisa membuat pencerahan bagi pemuda yang lainnya..
Pemuda yang bisa mencetak keakrapan antara pemuda yang lain, mengajak dalam kebaikan, menjadikan akhlaq mulia sebagai pedoman untuk bergaul di area pemuda lainnya..
Tips menjadi pemuda yg Sholeh dan Sholikha :
1. Menjalankan Perintah Allah SWT dan Menjauhi apa yang dilarang oleh Allah SWT.
2. Tanamkan jiwa Iman dan Taqwa.
3. Menjahui akhlaq tercela dan menggunakan akhlaq yg mulia.
4. Selalu mensyukuri atas nikmat Allah yang telah diberikan.
5. Selalu berusaha untuk tidak berputus asa.
6. Meneladani sifat-sifat Rosul Allah, diantaranya : Shiddiq artinya benar, Amanah artinya benar-benar bisa dipercaya, Tabligh artinya menyampaikan, Fathonah artinya Cerdas.
7. Mengajak dalam kebaikan.
8. Mentaati perintah orang tua ( selagi tidak menyimpang dari ajaran Islam ).
9. Saling tolong menolong dalam kebaikan.
http://media-islam.or.id/2011/10/30/4-sifat-nabi-shiddiq-amanah-fathonah-dan-tabligh/
Pemuda yang bisa mencetak keakrapan antara pemuda yang lain, mengajak dalam kebaikan, menjadikan akhlaq mulia sebagai pedoman untuk bergaul di area pemuda lainnya..
Tips menjadi pemuda yg Sholeh dan Sholikha :
1. Menjalankan Perintah Allah SWT dan Menjauhi apa yang dilarang oleh Allah SWT.
2. Tanamkan jiwa Iman dan Taqwa.
3. Menjahui akhlaq tercela dan menggunakan akhlaq yg mulia.
4. Selalu mensyukuri atas nikmat Allah yang telah diberikan.
5. Selalu berusaha untuk tidak berputus asa.
6. Meneladani sifat-sifat Rosul Allah, diantaranya : Shiddiq artinya benar, Amanah artinya benar-benar bisa dipercaya, Tabligh artinya menyampaikan, Fathonah artinya Cerdas.
7. Mengajak dalam kebaikan.
8. Mentaati perintah orang tua ( selagi tidak menyimpang dari ajaran Islam ).
9. Saling tolong menolong dalam kebaikan.
http://media-islam.or.id/2011/10/30/4-sifat-nabi-shiddiq-amanah-fathonah-dan-tabligh/
Harlah Ansor yang ke 80
REMAS AL-FALAH Hadir dalam Harlah Ansor yang ke 80 dengan 5 orang yang menjadi Ansor dan 8 orang menjadi Banser.
Ansor semoga selalu terdepan dalam keagama maupun umum.
Teken in op:
Plasings (Atom)




